Bisnis

Berita Terkini: Rupiah Kian Melemah Menyentuh Angka Rp 14.695

Source Picture: www.harianterbit.com

UGNews.co.id , Berita Terkini semakin lama nilai tukar Rupiah kian melemah. Masih simpang siur kabar penyebab anjloknya nilai tukar Rupiah. Spekulasi terbaru mengatakan penyebabnya akibat dari peminjaman tiga Bank BUMN, yakni BRI, BNI, Mandiri. Terhadap suntikan dana pinjaman dari China Development Bank (CDB).

Setelah disepakatinya pinjaman sebesar USD3 miliar, pemerintah tidak menjelaskan secara detail penggunaan dana pinjaman tersebut. Hal ini menyebabkan pandangan miring terhadap kinerja ketiga Bank BUMN tersebut.

Ada juga yang mengatakan bahwa ini dampak dari The Federal Reserve (The Fed) berniat menaikkan suku bunga.

Namun menurut Yellen, yang dikutip dari Bloomberg, Jumat (25/9/2015). Sebagian besar peserta Federal Market Open Committee (FOMC) termasuk dirinya saat ini, mengantisipasi kondisi terkini memungkinkan untuk diperlukannya peningkatan awal untuk suku bunga. Diiringi pengetatan secara bertahap.

Untuk mendorong stabilitas nilai tukar rupiah, dalam jangka panjang diperlukan perbaikan neraca pembayaran Indonesia. Sedangkan dalam jangka pendek, dibutuhkan kepercayaan dari pelaku pasar. Ungkap Enny Sri Hartati selaku Direktur Eksekutif The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF).

Untuk saat ini berdasarkan Kurs Bank Indonesia (BI), Rupiah berada di posisi Rp14.695 per USD, melemah dibandingkan posisi kemarin yang berada di Rp14.486 per USD.

Minggu 27  September 2015, Rupiah sudah menyentuh angka Rp14.675-an. Sempat anjlok menembus angka Rp14.800 per USD.

Menurut Yahoofinance, Rabu (23/11/2015) siang, Rupiah berada di Rp14.669 per USD. Tapi, Rupiah sempat menyentuh angka Rp14.752,5 per USD.

Sementara menurut Bloomberg, Rupiah ada di Rp14.652 per USD. Dengan kisaran perdagangan Rp14.577,9-Rp14.674,5 per USD.

 

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top