Health

Chiropractic Tidak Masuk Nomenklatur Kedokteran

Chiropractic Tidak Masuk Nomenklatur Kedokteran

UGNews.co.id – Jakarta, Chiropractic atau yang lebih dikenal sebagai alternatif pengobatan tulang punggung kini tengah diperbincangkan media. Pasalnya, belum lama ini telah dikabarkan bahwa ada salah seorang korban meninggal dunia setelah menjalani terapi chiropractic. Lantas apakah sebenarnya Chiropractic itu?

American Chiropatic Association melalui acatoday.org menjelaskan bahwa chiropractic adalah profesi perawatan kesehatan yang berfokus pada gangguan sistem muskuloskeletal dan sistem saraf. Perawatan yang paling umum digunakan untuk mengobati keluhan muskuloskeletal, termasuk sakit punggung, sakit leher, nyeri pada sendi lengan atau kaki, dan sakit kepala.

Alhi chiropractic atau yang lebih dikenal sebagai Chiropractors melakukan prosedur terapi “manipulasi tulang belakang”. Adapun tujuan dari manipulasi ini adalah untuk mengembalikan mobilitas sendi. Pengobatan ini dilakukan  secara manual atau dengan tangan dengan melakukan pemijatan dan penekanan titik yang tidak sempurna di bagian tulang belakang, mengoreksinya, mengurangi rasa sakit, dan mengembalikannya ke posisi normal.

Metode penyesuaian chiropractic atau manipulasi tulang belakang ini jarang menyebabkan ketidaknyamanan. Namun, pasien terkadang mengalami nyeri ringan atau sakit setelah pengobatan yang biasanya sembuh dalam waktu 12 sampai 48 jam.

Terapi chiropractic ini telah ditemukan sejak tahun 1890-an oleh D.D. Palmer, dan telah dilegalkan di sebagian besar negara-negara maju termasuk Amerika Serikat. Namun, hal ini tidak berlaku di Indonesia. Metode chiropractic lebih dikenal sebagai pengobatan alternatif dan tidak masuk dalam nomenklatur atau tata nama di bidang kedokteran terutama ortopedi.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top