Lifestyle

Prostitusi Artis: NM dan PR Ditangkap Tanpa Busana

Prostitusi Artis , Source Picture: www.creativejobscentral.com

UGNews.co.id, Jakarta – Aparat Subdirektorat Judi dan Asusila (Subdit Judisila) Tindak Pidana Umum (Tipidum) Bareskrim Polri menangkap 2 muncikari yang diduga melakukan praktik prostitusi. Para ‘pekerja’ mereka adalah artis kenamaan dengan tarif puluhan juta rupiah. Polisi menyebut 2 artis yang ditangkap berinisial NM dan? PR.

Tidak mudah bagi polisi untuk membongkar praktik prostitusi di kalangan artis. Menurut Kepala Subdit Judisila, Komisaris? Umar Surya Fana, anak buahnya sengaja menyamar sebagai pengguna dari jasa esek-esek yang ditawarkan? oleh tersangka O dan F sebelum mengungkap kasus ini.

Selagi menyamar, sambung Umar, penyidiknya dikirimkan berbagai foto artis termasuk NM dan PR. Kemudian penyidiknya langsung sepakat dan mentransfer down payment atau uang muka sebesar Rp 10 juta.

Kemudian, tutur Umar, pada Kamis (10 Desember 2015) malam sekitar pukul 21.00 WIB, penyidik bertemu dengan keempatnya di sebuah hotel mewah di kawasan HI, Jakarta Pusat. Umar menuturkan, pada saat ditangkap kondisi 2 artis tersebut dalam keadaan tanpa busana.

“Karena memang kami harus memenuhi unsur pasal, ya sudah dalam keadaan siap dipakai. Itu unsur yang harus kami penuhi, tapi tidak sampai terjadi apa-apa,” terang Umar Fana di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/12/2015) dini hari.

Menurut Umar, tak mudah bagi penyidiknya untuk mengungkap kasus ini karena harus masuk ke lingkungan high class, dan hanya orang-orang tertentu yang dapat menjadi konsumen bisnis pemuas syahwat di kalangan artis.

Berdasarkan penyelidikan sementara, kedua artis dan model ini tidak murah dalam mematok tarif sekali kencan. “NM bertarif Rp 65 juta. Sementara PR memasang tarif Rp 50 juta,” beber Umar.

2 Muncikari ditetapkan sebagai tersangka. O dan F dijerat Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau UU Nomor 21 Tahun 2007. Sementara NM dan PR, menurut Umar, merupakan bagian dari korban perdagangan manusia.

 

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top